FOTO Internasional
Reuters, CNBC Indonesia
03 April 2025 11:01

Presiden Amerika Serikat (AS) resmi mengumumkan tarif timbal balik (resiprokal) ke sejumlah negara. Tarif ini diberlakukannya dengan menargetkan negara-negara yang memiliki surplus perdagangan dengan Amerika Serikat (AS). (REUTERS/Carlos Barria)

RI juga bahkan masuk ke dalamnya. Dalam pengumuman Rabu waktu setempat, barang Indonesia dikenai tarif impor oleh Trump sebesar 32%. (REUTERS/Carlos Barria)

Neraca perdagangan AS dengan Indonesia saat ini defisit sebesar US$ 18 miliar, karena impor AS dari RI lebih besar daripada ekspornya. Selain itu, Indonesia menerapkan tarif impor 64% untuk barang AS, yang menurut Trump termasuk "manipulasi mata uang" dan "trade barrier." (REUTERS/Carlos Barria)

Dalam sebuah video, Trump menunjukkan sebuah papan berisi deretan negara-negara yang ia kenakan tarif baru. Awalnya ia menyebut China dan Uni Eropa di urutan awal dengan 34% dan 29%. Kemudian ia menyebut Vietnam, Taiwan dan Jepang serta India. Setelahnya ia baru menyebut Indonesia, Malaysia dan Kamboja secara bersamaan. (REUTERS/Carlos Barria)

"Indonesia, Malaysia, Kamboja... Oh coba lihat Kamboja 98%, kita akan membawanya ke 49%. Mereka mengambil keuntungan dari Amerika Serikat," tambahnya. (REUTERS/Leah Millis)