Perputaran Uang Global Rp 40.000 Triliun/Hari, Terbesar Bukan di AS

11 hours ago 3

Kanthi Malikhah,  CNBC Indonesia

13 March 2026 15:55

Jakarta, CNBC Indonesia - Aktivitas perdagangan valuta asing lintas negara (cross-border foreign exchange/FX) bernilai triliunan dolar setiap hari dan sebagian besar terkonsentrasi di sejumlah pusat keuangan global.

Aktivitas pertukaran mata uang lintas negara ini terjadi hampir tanpa henti selama 24 jam dan melibatkan bank global, perusahaan multinasional, hedge fund, hingga investor institusional.

Data Bank for International Settlements (BIS) menunjukkan bahwa nilai transaksi valas lintas negara mencapai sekitar US$2,6 triliun per hari atau Rp 44.044 triliun.

Inggris menjadi pusat terbesar perdagangan valas lintas negara, dengan nilai transaksi sekitar US$957 miliar per hari atau sekitar 40% dari total global. Dominasi ini tidak terlepas dari posisi London yang strategis di antara sesi perdagangan Asia dan Amerika, serta keberadaan banyak bank internasional dan infrastruktur pasar keuangan yang matang.

Di posisi kedua terdapat Amerika Serikat dengan transaksi sekitar US$653 miliar per hari, yang sebagian besar berlangsung di New York. Kota ini menjadi salah satu pusat keuangan global dengan peran besar dalam perdagangan dolar AS, mata uang yang paling dominan dalam sistem keuangan dunia.

Sementara itu, kawasan Asia juga memainkan peran penting dalam pasar valuta asing global. Singapura mencatat transaksi sekitar US$336 miliar per hari, menjadikannya pusat perdagangan valas terbesar di Asia Tenggara sekaligus salah satu hub keuangan global.

Transformasi Pembayaran Lintas Negara

Di tengah besarnya aktivitas transaksi lintas negara, teknologi keuangan mulai mengubah cara pembayaran internasional dilakukan. Sistem pembayaran tradisional biasanya melibatkan banyak perantara, biaya transfer yang relatif tinggi, serta proses penyelesaian transaksi yang memakan waktu.

Kini, berbagai inovasi finansial digital memungkinkan pengiriman uang lintas negara dilakukan lebih cepat dan efisien. Melalui platform keuangan berbasis digital, individu maupun pelaku usaha dapat melakukan transaksi global dengan proses yang lebih sederhana dibandingkan sistem pembayaran internasional konvensional.

(mae/mae)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Photo View |