Dokter Ungkap Gejala Penyakit Batu Empedu dan Cara Mencegahnya

5 hours ago 6

Jakarta, CNBC Indonesia - Batu empedu merupakan penyakit yang seringkali tidak disadari sampai gejalanya muncul tiba-tiba. Penyakit batu empedu memiliki bentuk seperti batu kerikil keras, biasanya terbuat dari kolesterol dan bilirubin pada kantung empedu.

Subspesialis Bedah Digestive, dr. Taufik Budi Satrio, Sp.B, Subsp. BD (K) menjelaskan bahwa ukurannya batu empedu bervariasi, mulai dari sekecil kerikil pasir hingga sebesar bola golf. Pengidap batu empedu seringkali mengeluhkan rasa sakit pada saluran cerna atas.

"Penderita batu empedu seringkali mengalami keluhan nyeri pada saluran cerna atas. Nyeri itu biasanya terjadi pada perut kanan atas atau di ulu hati. Sifatnya tajam atau tumpul tapi menetap terus menerus dan ada nyeri alihnya di bagian punggung," kata dr. Taufik dalam saluran Youtube Mayapada Hospital yang dikutip CNBC Indonesia, Jumat (2/1/2026).

Lebih lanjut, Taufik mengatakan bahwa batu empedu dapat berkembang pada orang yang memiliki faktor risiko yakni obesitas, berusia 40 tahun lebih, wanita, riwayat keluarga, memiliki kelainan darah tertentu, seperti anemia atau leukemia dan subur. Tidak hanya itu, gaya hidup dan pola makan juga dapat memengaruhi terbentuknya batu empedu.

Batu batu empedu bisa meningkat seiring bertambahnya usia, apalagi jika ada riwayat keluarga dengan kondisi serupa. Oleh karena itu, melakukan langkah pencegahan perlu untuk dilakukan agar risiko untuk terkena batu empedu bisa berkurang.

Adapun pencegahan tersebut, meliputi menjaga berat badan, olahraga teratur, berhenti merokok, konsumsi makanan sehat, kurangi makanan berlemak, dan hindari makanan siap saji.

Diagnosis dan pengobatan
Untuk mengetahui apakah pasien mengalami batu empedu atau tidak, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan. Diantaranya, pemeriksaan fisik, pemeriksaan darah, dan Ultasonografi (USG).

Untuk mengobati penyakit ini, biasanya dokter akan memberikan pereda nyeri jika batu empedu masih tergolong ringan. Fungsi dari obat tersebut adalah melarutkan dan menghancurkan batu empedu.Namun jika batu empedu sudah cukup parah, maka tindakan operasi bedah menjadi jalan terakhir. Salah satu pertanda jika Anda memerlukan operasi adalah sering mengalami sakit pada bagian kanan perut.

Untuk pengobatan operasi, dokter akan mengangkat kantong empedu. Namun, tidak perlu khawatir karena setelahnya penderita akan bisa hidup normal meskipun tanpa kantong empedu.

(miq/miq)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |