Bahlil Sebut Impor BBM RI Tak Terdampak Perang, Ini Sumber Negaranya

2 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan bahwa kondisi ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam negeri dalam kondisi aman, meski kondisi geopolitik terutama di Timur Tengah memanas.

Bahlil menyebut, stok BBM Indonesia tetap aman lantaran sumber impornya bukan dari Timur Tengah, melainkan dari negara tetangga di Asia Tenggara.

Dia menegaskan bahwa impor BBM Indonesia mayoritas berasal dari Singapura dan Malaysia.

"Impor kita untuk BBM jadi itu tidak diambil dari Middle East. Kita ambil dari mana? Asia Tenggara. Di mana Asia Tenggara itu? Malaysia dan sebagian dari Singapura. Itu tidak ada urusannya sama Selat Hormuz," ungkapnya dalam Podcast Bukan Abuleke Kementerian ESDM, Rabu (11/3/2026).

Dia menjelaskan, saat ini ketersediaan stok BBM dalam negeri sanggup menopang kebutuhan masyarakat Indonesia hingga 21 hari ke depan. Namun, perhitungannya bukan dalam 21 hari BBM akan habis.

Melainkan, setiap hari akan terus terisi kembali. Dia menggambarkan tangki minyak ini seperti toren air, ketika minyaknya sudah diambil setiap harinya, akan ada minyak baru yang mengisi kembali toren atau tangki tersebut sesuai dengan kapasitasnya.

"Nah sekarang, yang saya sampaikan itu adalah kapasitas tampung kita. Kapasitas tampung kita itu tidak lebih dari 25 hari. Dan minyak kita yang waktu saya sampaikan itu ada kapasitasnya 23 hari. Tetapi bukan berarti 23 hari ini habis terus ini, bukan itu maksudnya. Itu daya tampungnya. Hari ini 23 hari, ada yang keluar lagi contoh 1 juta kiloliter, ada masuk lagi. Karena produksi kita kan jalan terus," jelasnya.

"Dia itu semacam bak. Tahu nggak ada bak? Kalau saya di kampung dulu nggak ada air PAM, ada air bak. Bak itu menampung hujan. Kapasitas mungkin cuma 3 ton. Begitu hujannya tidak ada, airnya ditampung di situ," tambahnya.

"Jadi jangan dipikir bodoh 21 hari itu minyak kita habis, bukan itu maksudnya," tegasnya.

(wia)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |