Jakarta, CNBC Indonesia - Dua dari kapal kargo minyak milik PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina International Shipping (PIS) berhasil keluar dari wilayah teluk Timur Tengah, tepatnya Selat Hormuz yang ditutup oleh Iran. m
Sebagai gambaran, pada 28 Februari 2026, 4 Kapal Pertamina Group berada di area Timur Tengah, yakni ; VLCC Pride, Gamsunoro berada di Teluk Arab/Persia dan belum bisa melintasi Selat Hormuz, serta PIS Rinjadi dan PIS Paragon yang berada di luar area Selat Hormuz.
Nah, pada 10 Maret 2026: PIS Paragon dan PIS Rinjani berhasil beranjak dari area Timur Tengah. Kedua kapal berlayar untuk melayani komersial ke pihak ketiga/third party, bukan untuk pasar dalam negeri.
Sampai pada 11 Maret 2026: VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro masih berada di Teluk Arab/Persia,dan belum bisa melintasi Selat Hormuz. Kapal Gamsunoro beroperasi untuk melayani pihak ketiga sementara VLCC Pertamina Pride untuk memasok kebutuhan dalam negeri.
Addsource on Google
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469088/original/050162300_1768056820-photo-grid_-_2026-01-10T214641.503.jpg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468304/original/037132200_1767946563-SnapInsta.to_610749735_18549996940061415_8535549228643964214_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470160/original/093473700_1768198487-Web_Photo_Editor__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5471422/original/000633700_1768286512-IMG_3417_1_.jpeg)

